Pengaruh Penggunaan Buku Saku Elektronik SEPADI (Sehat Tanpa Diabetes) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Diabetes Mellitus pada Prediabetes

Main Article Content

Rahma Salsabila
Agus Wijanarka
Nugraheni Tri Lestari

Abstract

Seseorang yang mengalami prediabetes memiliki kemungkinan akan berkembang menjadi DM. Salah satu upaya untuk mengurangi risiko terjadinya diabetes adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pendidikan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku saku elektronik SEPADI (Sehat Tanpa Diabetes) yang dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan diabetes mellitus pada prediabetes. Penelitian ini adalah jenis penelitian quasi exsperimental design dengan rancangan penelitian pretest and posttest with control group design. Populasi yang digunakan adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Gamping I, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta yang terdiagnosis prediabetes berdasarkan skrining findrisc sebanyak 48 orang. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan antara nilai pengetahuan maupun sikap setelah diberikan pendidikan gizi menggunakan media buku saku elektronik (p=0,001) dengan kenaikan skor mean sebesar 17,71. Terjadi peningkatan yang signifikan antara nilai pengetahuan maupun sikap setelah diberikan pendidikan gizi menggunakan media leaflet elektronik (p=0,001) dengan kenaikan skor mean sebesar 5,33. Pemberian buku saku elektronik SEPADI dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap responden prediabetes lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian leaflet elektronik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Salsabila R, Wijanarka A, Lestari NT. Pengaruh Penggunaan Buku Saku Elektronik SEPADI (Sehat Tanpa Diabetes) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Diabetes Mellitus pada Prediabetes. JNUTRI [Internet]. 2025Feb.9 [cited 2026Apr.16];27(1):12-9. Available from: https://nutrisiajournal.com/index.php/JNUTRI/article/view/411
Section
Community Nutrition

References

[1] Perkeni, PEDOMAN PENGELOLAAN DAN PENCEGAHAN PREDIABETES. surabaya: Airlangga University Press, 2020.
[2] Kemenkes RI, Pedoman Pengelolaan Prediabetes Untuk Tenaga Kesehatan Di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (fktp). 2021.
[3] F. Panna, I. Mahakena, N. Pratiwi, A. Rambu, and V. Agustina, “Deteksi Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 Menggunakan FINDRISC,” J. Pengabdi. Masy., vol. 2, no. 02, pp. 357–362, 2021.
[4] Setiyaningrum, “PENGEMBANGAN BUKU SAKU SEBAGAI BAHAN AJAR KEARSIPAN KELAS X OTKP SMK NEGERI 1 JOMBANG,” J. Pendidik. Adm. Perkantoran, vol. 8, no. 2, pp. 306–308, 2022.
[5] F. Lundy, P. Suryani, and F. Halis, “Pengaruh Aplikasi Edukasi E-Book Dalam Pencegahan Diabetes Mellitus Type II ( Dmt II ) Pada Remaja Di Era Pandemi Covid 19,” Inf. Kesehat. Indones., vol. 8, no. Dmt Ii, pp. 190–201, 2022.
[6] P. Santoso and N. Setyowati, “Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Pengendalian Faktor Resiko Prediabetes,” J. Chem. Inf. Model., vol. 10, no. 01, pp. 107–114, 2019.
[7] A. Wijanarka et al., LAPORAN AKHIR PENELITIAN KERJASAMA ANTAR PERGURUAN TINGGI ( PKPT ) PENGGUNAAN APLIKASI “ DEDI - DM ” ( DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS ) UNTUK SKRINING RISIKO TERJADINYA PENYAKIT DIABETES MELLITUS Tim Peneliti. 2021.
[8] kurnia cahya Samudra, “PENGARUH PEMBERIAN BUKU SAKU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KENJERAN SURABAYA,” Universitas Hang Tuah, 2018.
[9] M. Hidayah and S. Sopiyandi, “Efektifitas Penggunaan Media Edukasi Buku Saku Dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Dan Kepatuhan Diet Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas,” Pontianak Nutr. J., vol. 1, no. 2, p. 66, 2019, doi: 10.30602/pnj.v1i2.290.
[10] S. Mulidah, Asrin, and U. Agus Sukrillah, “Penatalaksanaan Diabetes Mellitus (DM) Secara Mandiri Dengan Buku Saku Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Kadar Gula Darah,” J. Keperawatan Mersi, vol. IX, pp. 52–57, 2020.
[11] S. N. Safera, S. Reski, and A. Hidayat, “The Effectiveness of Nutrition Education using Flipchart Media on Attitudes of Type 2 Diabetes Mellitus Patients Hospitalized at Inche Abdoel Moeis Hospital,” Formosa J. Sci. Technol., vol. 2, no. 8, pp. 2005–2018, 2023, doi: 10.55927/fjst.v2i8.5526.
[12] S. Notoatmodjo, Ilmu Perilaku Kesehatan, Cetakan 2. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2014.
[13] ivan elisabeth Purba, J. Sinaga, Adiansyah, and irene rostiana Sihura, Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Terhadap Lansia Pelaksaan Vaksinasi Covid-19. Sumatera Utara: UMSU Press, 2023.
[14] S. Fatikaningtyas, “EFEKTIVITAS BOOKLET DAN LEAFLET ANEMIA TERHADAP PENGETAHUAN ANEMIA DAN SIKAP MENGONSUMSI TABLET BESI PADA,” Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, 2021. [Online]. Available: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/6351/
[15] Irwan, ETIKA DAN PERILAKU KESEHATAN. Yogyakarta: CV Absolute Media, 2018. [Online]. Available: https://www.google.co.id/books/edition/Etika_dan_Perilaku_Kesehatan/3XHwDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1